Utang Luar Negeri Pemerintah Indonesia

Pembangunan tak lepas dari utang luar negeri
Utang? siapa yang tak mengenalnya? dan juga mempraktekannya! dari orang rendahan kaya saya, sampai pejabat teras mungkin juga punya utang. Ya, untuk para pejabat tinggi lebih baik punya utang dari pada korupsi. Ternyata negara kita juga punya utang lho...Kebayang gak, berapa utang Indonesia?
Menurut Direktorat Jendral Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan(Kemenkeu) utang Indonesia Rp. 2.023.72 Triliun. Aduh gak kebayang deh..klo tu uang di kumpulkan, atau di timbang berapa ton beratnya. Tentu para pengambil kebijakan memiliki alasan berutang sebesar itu.
Kadang saya bertanya-tanya. Apakah jalan aspal di desa saya, adalah hasil dari utang luar negeri pemerintah Indonesia. Apakah tiap saya beli BBM bersubsidi, berarti saya ikut memakai uang itu? Apakah uang korupsi para tersangka KPK adalah bagian dari utang tersebut?
Masih menurut Direktorat Jendral Pengelolaan Utang (DJPU) utang luar negeri pemerintah Indonesia di salurkan pada Kementerian dan juga Lembaga negara. Urutan kementerian/lembaga yang menghaiskan utang luar negeri dari yang terbesar adalah:
1. Kemenkeu dengan alokasi 8,3 Triliun.
2. Kementerian negaraPPN/BAPPENAS dengan alokasi 22, 8 Triliun
3. Kemenhan dengan alokasi 2,1 Trliun
4. Kementerian Pekerjaan Umum dengan jumlah 1,5 Triliun
5. PT PLN dengan jumlah 567,2 Milyar
6. Kemenhub dengan alokasi 438,6 Milyar
7. Kemendagri dengan alokasi 204,1 Milyar
8. Kemendikbud dengan alokasi 86,1 Milyar
9. Kemenkes dengan alokasi 81,1 Milyar
10. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dengan besaran dana 72,9 Milyar
11. Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, dengan jumlah 15, 7 Milyar
12. Kemenkominfo, dengan jumlah 9,4 Milyar
13. Kementan, dengan alokasi 8,7 Milyar
14. PT Pertamina, dengan alokasi 3,3 Milyar
15. Kemenag, dengan dana 2,5 Milyar
16. Kementerian Kelautan dan Perikanan 70, 3 Juta.
ya. mudah-mudahhan alokasi dana utang luar negeri dapat disalurkan dengan benar.

0 Response to "Utang Luar Negeri Pemerintah Indonesia "

Post a Comment