Alba Terserang Tumor, Ini Solusinya

Pencegahan penyakit tumor pada albasia
Salah satu kendala yang sering dihadapi petani dalam mengembangkan pohon albasia adalah penyakit karat tumor. Penyakit karat tumor atau gall rust, ini dapat mematikan tanaman albasia atau sengon, baik tanaman muda maupun tanaman sengon yang sudah siap tebang.
Penyakit gall rust atau sering disebut sebgai karat tumor, karat paru yang diketahui sebagai penyakit bagi tanaman albasia, merupakan penyakit yang sangat berbahaya.

Gejala awal yang terjadi di lapangan pada pohon sengon atau albasia menunjukan tanda yang khas, yaitu pertumbuhan yang lebih pada pohon yang terserang. Gejala penyakit diawali dengan adanya pembengkakan lokal di bagian tanaman yang terserang baik pada daun, batang atau cabang. Lama kelamaan pembengkakan berubah menjadi benjolan benjolan yang kemudian berubah menjadi bintil-bintil kecil atau sering kita sebut dengan istilah tumor (gall).

Tumor tersebut bentuknya bervariasi, dengan besaran yang berbeda-beda. Tumor tersebut biasanya dijumpai berkelompok, pada bagian tertentu pada bagian pohon albasia. Tumor yang masih muda berwarna hijau kecoklat coklatan muda yang diselimuti oleh serbuk berwarna kemerah-merahan yang merupakan spora patogen. Tumor yang sudah tua berwarna coklat kemerah-merahan dengan kondisi yang sudah keropos dan biasanya dijadikan sarang serangga. 

Pencegahan penyakit tumor pada sengon

Penyebab penyakit karat tumor pada sengon adalah jenis fungi, yang bersifat parasit obligat yang dapat hidup apabila memparasit jaringan hidup.
Berikut ini cara pengendalian penyakit tumor karat. Dapat kita gambarkan bahwa terjadinya tumor pada sengon tersebut dapat digambarkan dalam bentuk segitiga berikut

Patogen---Albasia----Lingkungan
Pada tahap pertama terjadinya penyakit adalah patogen(pembawa penyakit) yang berhubungan dengan albasia.  Hubungan ini bisa  menyebabkan penyakit karat tumor, jika lingkungan mendung interaksi antara patogen dengan albasia. Namun jika lingkungan misal terlalu panas, terlalu dingin atau lainnya, walaupun patogen masuk pada jaringan albasia, penyakit tidak akan timbul menyerang albasia. Artinya penyakit karat tumor akan menyerang albasia, jika kondisi lingkungan sesuai.

Setelah kita tahu hubungan tersebut maka cara kita mencegah pohon albasia terkontaminasi oleh penyakit karat tumor adalah dengan memutus rangkaian  tiga hal tersebut. Yang paling mungkin kita kita lakukan adalah memfokuskan pada komponen lingkungan. Berikut beberapa cara pencegahan terserangnya tumor karat pada albasia atau pohon sengon.

1. Sebelum disemai
- Ini merupakan tahap awal dalam membudidayakan tanaman albasia. Biji albasia yang akan ditanam harus diketahui dengan jelas asal-usulnya. Jika biji tersebut berasal dari tanaman yang terserang tumor serat, kemungkinan besar biji yang dihasilkan juga memiliki bibit penyakit.
- Jika kita membeli bibit albasia atau memperoleh dari orang lain. Untuk meyakinkan apakah bibit tersebut sehat atau tidak adalah dengan cara membandingkan antara diantara biji biji albasia tersebut. Biji yang sehat lebih berat dibandingkan dengan biji yang kurang sehat.
- Jika cara diatas sudah dilakukan cara berikutnya bersifat mencegah. Untuk mencegah bibit bersemayamnya penyakit yaitu dengan cara direndam dengan air garam. Caranya ambil air dan garam dengan perbandingan 1 liter air berbanding sepuluh gram garam. Kemudian taruh biji albasia tersebut dalam air, biarkan kurang lebih sehari semalam. Dapat dilakukan pula perendaman di abu bekas pembakaran. Abu pembakaran tersebut di beri air secukupnya sehingga tidak becek tapi tidak juga kering. Biji kemudian di masukan ke dalam abu tersebut kurang lebih sehari semalam. Perendaman pada air yang dicampur dengan kapur juga dapat dilakukan. Mencegah bibit dari serangan penyakit juga dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida protektan yang banyak dijual di toko-toko pertanian. Mana yang efektif?

2. Persemaian
Setelah kita seleksi biji albasia yang baik dan juga terhindar dari penyakit, maka langkah selanjutnya adalah penyemaian. Tempat persemaian yang baik dilakukan di dataran rendah atau kurang lebih 300 m dari permukaan laut. Tempat persemaian juga harus terbuka.  Kemudian semagai media tanam yaitu tanah harus dicarmati. Tanah yang digunakan untuk membuat lontong persemaian sebaiknya di beri kapur dolomit. Pada umumnya petani menyemaikan albasia pada media kantong plastik atau polibek. Saat persemaian berlangsung, perlu juga dilakukan penyemprotan secara berkala terhadap bibit bibit albasia yang mulai tumbuh. Buang bibit yang sekiranya tidak menunjukan perkembangan yang baik, kurus dan layu. Antar tanaman atau polibek seyogyanya diberi jarak jangan berdekatan.

3. Pada Tanaman muda umur kurang dari 1 tahun.
Tanaman muda yang memiliki gejala karat tumor harus segera dirawat. Jika tanaman ini memungkinkan untuk tumbuh. Penyemportan secara berkala pada tanaman albasia tersebut perlu dilakukan secara teratur. Misal satu minggu sekali, dan dilakukan selama sebulan penuh. Penyemprotan  dilakuakan saat kondisi mendung namun tidak hujan. Namun jika kemungkinan tumbuhnya gagal maka sebaiknya tanaman tersebut harus di tebang, dan dicabut sampai akar-akarnya selanjutnya dibuang dengan cara di bakar. Hal ini dilakukan agar penyakit tumor tidak menjalar ke tanaman albasia yang lain.
- Pemupukan dengan NPK perlu dilakukan untuk meningkatkan kekokohan tanaman. Namun proporsi unsur N atau nitrogen sebaiknya diturunkan dan diperbesar unsur K (kaliumnya). Dengan unsur K yang diperbanyak, dimaksudkan agar tanaman memiliki sel-sel yang kuat dan meningkatkan kekerasan sehingga dapat mencegah serangan infeksi jamur karat.
- Pada beberapa kasus tumor karat yang ada pada tanaman dibuang atau dicongkel kemudian, semprotkan garam dengan belerang pada bagian yang terkena tumor. Pencampuran kapur dan belerang dengan perbandingan 1 : 1 juga dapat dilakukan dengan ditambah air secukupnya.  Penyemprotan dilakuakan diseluruh bagian pohon sengon.  Campuran lain yang terbukti efektif mencegah dan mengobati karat tumor pada albasia adalah campuran kapur dengan garam, dengan perbandingan 10 : 1. Kami sendiri melakukan tindakan terhadap tumor dengan cara menyemprotkan cairan alkohol. Dan terbukti ampuh mengilangkan tumor pada albasia. Sebagai pelarut adalah air Sisa-sisa tumor harus segera dibuang dan dibakar jauh-jauh dari perkebunan albasia tersebut.
Lakukan pengamatan yang rutin terhadap tanaman albasia pada umur kurang dari 2 tahun. Jika ada gejala lakukan segera seperti langkah diatas. Lebih cepat itu lebih baik dalam menanggulangi penyakit tumor karat pada pohon albasia. 

4. Pada tanaman tua
Albasia yang berumur tiga tahun keatas dapat digolongkan sebagai tanaman albasia yang sudah tua. Pada usia ini albasia akan tumbuh setinggi lebih dari 25 m. Dengan diameter kurang lebih 30-40 cm. Untuk mengobati karat tumor yang misalnya tumbuh pada usia ini, bisa dilakukan dengan cara nomor tiga diatas. Dan untuk mencegah terserang karat tumor, perlu dilakukan penjarangan tanaman, dikandung maksud agar setiap tanaman albasia memperoleh sinar matahari dari bagian bawah batang sampai pucuk tanaman. Selain penjarangan, pemotongan cabang tanaman pada albasia pun perlu dilakukan. Dengan pemotongan cabang pohon albasia, juga berfungsi agar sinar matahari dapat menerobos ke seluruh bagian tanman. Selian itu untuk mempercepat pertumbuhan pohon albasia keatas.
Jika ada pohon albasia yang benar-benar sekarat alias kering, tidak tumbuh, dan jelas-jelas terserang tumor jangan segan-segan utuk dimusnahkan. Lebih baik mati satu dari pada mati semuanya, begitu bukan?

albasia dan sengon

Dari uraian tersebut dapat kita simpulkan bahwa pengendalian penyakit tumor pada pohon albasia atau sengon dapat dilakukan saat pemilihan bibit tanaman. Dan dalam persemaian perlu juga dilakukan pengamatan yang intensif terhadap gejala awal terserangnya tumor ini. Jika tumor menyerang pohon albasia atau sengon yang sudah berumur, maka perlu tindakan segera, yaitu dengan penyemprotan belerang dengan kapur  atau garam dengan kapur, dan dapat dilakukan dengan cara disemprot dengan cairan alkohol.  Sisa sisa tumor atau tanaman yang terserang tumor sebaiknya dilakukan pemusnakan dengan cara di bakar, yang bertempat jauh dari perkebunan pohon sengon atau albasia. 

0 Response to "Alba Terserang Tumor, Ini Solusinya"

Post a Comment